Home > Post

Pahala Membaca Al-Qur'an

Ditulis oleh Admin Web | 2026-10-08 01:10:27

Pahala Membaca Al-Qur'an

Sahabat BiAS dan kaum muslimin yang semoga dirahmati oleh Allah Ta'ala.

Allah subhanahu wa ta'ala memuji orang-orang beriman yang banyak membaca serta mentadabburi Al-Qur'an, serta menyiapkan bagi mereka pahala yang sangat besar di surga kelak, Allah ta'ala berfirman :

إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللهِ وَأَقَامُوا الصَّلاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْسِرًّا وَعَلانِیَةً یَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ
"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi". [QS. Fathir: 29]

Makna membaca Al-Qur'an terbagi menjadi dua bentuk :

1. Membaca terkait dengan hikmahnya yaitu membenarkan berita-beritanya, menjalankan hukum-hukumnya, dan mengamalkan perintah-perintahnya serta menjauhi larangannya.

2. Membaca dengan lafal yaitu membaca dengan suara. Membaca yang seperti ini memiliki banyak pahala, diantaranya adalah apa yang didapat dari sabda Nabi (yang artinya),
"Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya. Dan aku tidak mengatakan "alif laam miim" (adalah) satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf." (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami', no. 6469)

Kemudian pahala sangat besar lain yang bisa didapat oleh para pembaca Al-Qur'an, adalah dari apa yang Nabi shollallahu 'alaihi wasallam sabdakan,

وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِی بَیْتٍ مِنْبُيُوتِ اللهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللهِوَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْعَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُالرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلائِگةُوَذَكَرَهُمُ اللهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ
"Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah membaca Kitabullah dan saling mengajarkan satu dan lainnya, melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), akan dinaungi rahmat, akan dikeliling para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya." (HR. Muslim, no. 2699)

Adapun di dalam Hadits Nabi, telah menyebutkan tentang keutamaan surah-surah tertentu. Di antaranya surah Al-Fatihah yang menjadi salah satu rukun dalam shalat. Tidak akan sah shalat kecuali dengan membacanya. "Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Faatihatul Kitaab" (HR. Al Bukhari Muslim)

Diantara surah yang disebutkan keutamaannya adalah surah Al-Baqarah, "Sesungguhnya rumah yang dibacakan di dalamnya surah Al-Baqarah, maka rumah itu tidak akan dimasuki oleh setan". [HR. Muslim]

Surah lain yang disebutkan keutamaannya adalah surah Al-Ikhlash, sebagaimana riwayat Abu Sa'id Al-Khudri radhiyallahu'anhu bahwa Rasulullah shallallahu ʼalaihi wasallam bersabda (artinya), "Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya (yaitu Allah), surat al-Ikhlas itu senilai sepertiga al-Quran." (HR. Bukhari dan Ahmad).

Di antara surah yang disebutkan keutamaannya adalah surah Al-Falaq dan An-Naas atau yang disebut mu'awwidzatain sebagaimana riwayat Imam Nasaaʼi, "Tidaklah seseorang meminta dengan sesuatu yang setara dengan keduanya dan tidak pula meminta perlindungan dengan yang semisal dengan keduanya".

Oleh karena itu, bersungguh-sungguhlah dalam memperbanyak membaca Al-Qur'an terlebih di bulan yang ia diturunkan padanya. Para salafus shalih dahulu memperbanyak bacaan Al-Qur'an pada bulan Ramadhan, baik di dalam shalat maupun selainnya. Sehingga, ambillah teladan dari orang-orang yang baik dan shalih itu dalam mempelajari dan membaca Al-Qur'an.

Sumber : Kitab Majalis Syahri Ramadhan.
Karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin.